Inilah Daftar Pemain Starting XI Manchester United Dari Pemain yang Hampir Merapat Ke Old Trafford

Inilah Daftar Pemain Starting XI Manchester United Dari Pemain yang Hampir Merapat Ke Old Trafford

Bidangbola.xyz - Manchester United adalah salah satu klub terbesar dan terbaik di sepanjang sejarah Liga Inggris. Klub yang memiliki julukan Setan Merah tersebut sudah banyak mengoleksi 13 gelar Premier League.

Berstatus sebagai klub besar di Inggris, pastinya Manchester United mampu menarik perhatian sejumlah pemain bintang. Bahkan sudah banyak pemain bintang yang mendarat di Old Trafford. 

Meski terbilang sering mendatangkan sejumlah pemain yang berlabel bintang, Manchester United ternyata juga pernah melakukan sejumlah blunder di bursa transfer pemain. Setan Merah masih sering melewatkan sejumlah pemain yang memiliki talenta hebat. 

Dan berikut ini adalah starting XI Manchester United yang terdiri dari pemain bintang yang hampir bergabung dengan Manchester United. 

Penjaga Gawang (Manuel Neuer) 

Di tahun 2011 silam, Manchester United saat itu berupaya keras berburu penjaga gawang baru guna menggantikan posisi Edwin van der Sar. Dua pemain yang menjadi bidikan Setan Merah pada saat itu adalah Manuel Neuer dan David de Gea.

Akan tetapi, Manchester United pada akhirnya lebih memilih untuk merekrut David de Gea. Sir Alex Ferguson menjatuhkan pilihan kepada David De Gea karena saat itu ia mendapatkan rekomendasi dari pelatih kiper Manchester United Eric Steele.

“Eric dan saya menonton dia (De Gea) melawan Valencia, dan hal-hal yang dia bicarakan - kelincahannya, kepercayaan dirinya, kecepatannya - terbukti,” kata Ferguson pada 2016.

“Dan Eric telah membangun hubungan dengan orang tuanya, dan sangat teguh, sehingga saya harus mempercayainya - dan saya senang saya melakukannya, karena dia benar.”

Bek Kanan (Thomas Meunier) 

Kepergian Antonio Valencia di tahun 2019membuat setan merah harus mencari pengganti pemain yang sepadan untuk posisi bek kanan. Pada akhirnya Manchester United menjatuhkan pilihannya pada Aaron Wan-Bisaka yang kala itu permainannya terbilang cukup impresif. 

Meskipun begitu, setan merah juga pernah dikaitkan dengan bek kanan milik PSG yaitu Thomas Meunier. Sang pemain sendiri juga mengakui jika Manchester Unitedemang menginginkan dirinya.

“Itu adalah periode yang intens, dengan banyak minat dan diskusi,” kata Meunier kepada RTBF.

“Saya bisa saja pergi tetapi itu tidak dilakukan karena tawaran mereka tidak ada yang cocok dengan klub atau saya sendiri. Itu 100 persen tidak berhasil."

Bek Tengah (Raphael Varane) 

Jose Mourinho iapah orang yang berhasil mendatangkan bek bertalenta dari Prancis yakni Raphael Varane. Bek tengah yang berasal dari Prancis tersebut didatangkan dari Lens pada tahun 2011.

Dan di saat Jose Mourinho menjadi pelatih Manchester United tepatnya di tahun 2016, Mou sapaan akrab Jose Mourinho menghubungi Raphael Varane agar mau ikut dirinya berlabuh di Old Trafford. Akan tetapi harapan Mou pun kandas karna dengan tegas Raphael Varane menolak tawaran itu. 

“Saat ini klub [Madrid] dan saya selaras dan saya tidak punya pertanyaan untuk ditanyakan,” kata Varane saat ditanya mengapa dia menolak United.

“Saya selalu mengatakan bahwa saya merasa baik-baik saja di Madrid. Tidak mudah untuk mengatakan tidak kepada Jose Mourinho, tetapi Anda harus mempertimbangkan pro dan kontra. Kami laki-laki, kami harus membuat keputusan dan begitulah adanya."

Bek Tengah (Sergio Ramos) 

Di tahun sebelumnya, saat Manchester United sebelum ngebet untuk mendatangkan Raphael Varane, Setan Merah juga meminati kapten Real Madrid, yakni Sergio Ramos. Manchester United datang mencoba memanfaatkan situasi saat itu di saat negosiasi kontraknya berasa Los Blancos sedang macet. 

Meski sang pemain mengaku ingin meninggalkan Real Madrid, tapi pada akhirnya dia bertahan di Real Madrid. 

"Pada satu titik saya memang berpikir untuk membuat perubahan, ”katanya.

“Tapi pada akhirnya prioritas saya selalu Real Madrid dan saya memikirkan perubahan karena alasan lain.

“Tapi semua masalah itu terselesaikan dan semua orang senang, tapi itu bukan masalah ekonomi seperti yang dibuat beberapa orang.”

Bek Kiri (Saul Niguez)

Saul Niguez adalah salah satu pemain yang sangat penting bagi pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone. Meski posisi aslinya adalah gelandang, tetapi Saul Niguez merupakan pemain serba bisa karna ia bisa ditempatkan pada posisi bek kiri.

Dan di tahun 2015, Manchester United sempat ditawari untuk membeli Saul Niguez tetapi menolaknya. Setan Merah pada akhirnya beralih target dan memboyong dua pemain sekaligus yakni Morgan Schneiderlin dan juga Bastian Schweinsteiger.

“Ini adalah pemain yang saat berusia 18 tahun ditawari ke Everton dan mereka mengatakan tidak,” kata jurnalis kenamaan Spanyol Guillem Balague kepada BBC Radio Five Live pada 2018.

"Saat berusia 20 tahun dia ditawari ke Manchester United dan Manchester United mengatakan tidak."

Gelandang Tengah (Jordan Henderson)

Gelandang andalan Liverpool yang sekaligus kapten Liverpool Jordan Henderson. Bisa saja sat itu bermain untuk musuh bebuyutan Liverpool, yakni Manchester United. 

Di dalam buku otobiografi milik Sir Alex Ferguson, ia mengungkapkan jika pada saat itu Setan Merah sangat tertarik dengan Jordan Henderson. tetapi pada akhirnya Setan Merah memilih untuk tidak memboyongnya.

Dia menulis: “Kami sering melihat Jordan Henderson dan Steve Bruce sangat antusias tentang dia.

“Tapi kami perhatikan bahwa Henderson berlari dari lututnya, dengan punggung lurus, sementara pesepakbola modern berlari dari pinggulnya. Kami pikir gaya berjalannya bisa menyebabkan dia bermasalah di kemudian hari dalam karirnya."

Gelandang Tengah (Toni Kroos)

Toni Kroos yang juga merupakan salah satu gelandang terbaik di dunia ini nampaknya juga pernah menjadi incaran Manchester United. Bahkan sang pemain dan juga pihak klub Bayern Munchen juga sudah mencapai kesepakatan dengan manajer Manchester United kala itu yakni David Moyes.

Tetapi, transfer sang pemain sendiri pada saat itu pada akhirya batal. David Moyes dipecat dan Toni Kroos pun akhirnya pergi ke Real Madrid.

“Pada akhirnya, kami setuju untuk melakukannya,” kata Kroos.

“Kami setuju secara lisan. Tapi saya bukan seseorang yang khawatir tentang kemungkinan. Ya, hampir saja. Saya hampir pergi ke Manchester United. Tapi itu tidak terjadi."

Gelandang Tengah (N'Golo Kante)

N’Golo Kante yang pada saat itu berhasil mengantarkan Leicester City untuk pertama kalinya meraih gelar Premier League pada musim 2015/16. Lalu di musim berikutnya N'Golo Kante memutuskan untuk pindah ke Chelsea.

Tetapi sebelum pindah ke Chelsea, Manchester United juga pernah melakukan pendekatan untuk membujuk Kante ke Old Trafford. Jose Mourinho bahkan menghubungi gelandang asal Prancis itu secara pribadi.

“Sungguh menakjubkan Mourinho menelepon saya, meskipun saya telah diperingatkan sebelumnya bagaimana dia akan menarik bagi saya,” kata Kante.

“Saya mendengarkan argumennya tentang mengapa saya harus pindah ke United. Tapi saat itu saya ragu-ragu antara bertahan di Leicester atau pergi ke Chelsea.

“Diskusi saya dengan mereka sudah berjalan dengan baik. Tapi ketika saya berbicara, saya memiliki perasaan yang baik dengan Conte.”

Winger Kanan (Sadio Mane)

Sadio Mane yang berhasil memenangkan Gelar Premier League dan juga Liga Champions bersama Liverpool. Tapi, Sadio Mane sebenarnya juga sempat mempunyai kesempatan untuk bermain bersama Manchester United.

Sebelum bergabung dengan Liverpool, Sadio Mane juga sudah melakukan pembicaraan dengan Manchester United dan juga Louis van Gaal. Tetapi percakapan dengan Jurgen Klopp membuat dirinya berpaling.

“Ya, saya sangat, sangat dekat (untuk bergabung dengan United) karena saya bahkan bertemu dengan mereka,” katanya kepada The Mirror.

“Jadi saya datang, saya ada di sana dan saya berbicara dengan bos yang ada di sana sebelumnya (Van Gaal).

“Mereka membuat tawaran, tapi di minggu yang sama, Klopp menelepon saya. Dia berkata: 'Saya pikir ini klub yang tepat. Pelatih yang tepat untuk saya, dan saya pikir lebih baik saya pergi ke Liverpool'. Bagi saya, saya pikir itu adalah waktu yang tepat juga. Saya berkata, 'Saya akan ke Liverpool'."

Striker (Robert Lewandowski) 

Setelah sukses membantu Borussia Dortmund meraih gelar liga dan juga piala Jerman, Robert Lewandowski diberitakan dengan kepindahannya dari klub. Manchester United adalah satu di antara mereka yang tertarik dengan sang pemain.

Robert Lewandowski sendiri sangat tertarik untuk bekerja sama dengan Sir Alex Ferguson. Namun, Borussia Dortmund menolak melepas sang pemain ke Old Trafford.

"Sir Alex Ferguson. Saya berbicara dengannya setelah dua tahun di Dortmund dan pada saat itu saya benar-benar memikirkan untuk pindah ke Manchester United,” katanya kepada Guardian.

“Karena Ferguson dan karena Manchester United. Borussia Dortmund berkata: 'Tidak, itu saja.' Itu adalah pertama kalinya saya memikirkan tentang pindah karena jika Anda mendapat panggilan telepon dari Sir Alex Ferguson, untuk pemain muda itu adalah sesuatu yang luar biasa. Itu adalah hari yang istimewa bagi saya."

Winger Kiri (Eden Hazard)

Di musim panas tahun 2012, Eden Hazard merupakan salah satu aset berharga di bursa transfer. Pemain asal Belgia itu laris manis diminati oleh sejumlah klub raksasa Eropa.

Chelsea merupakan tim yang pada akhirnya mendapatkan tanda tangan Hazard. Tapi, The Blues masih harus bersusah payah untuk mendapatkan tanda tangan Eden Hazard karena mereka haru bersaing dengan tim-tim seperti Arsenal, Manchester City, Tottenham dan, tentu saja, Manchester United.

“Saya selalu mengatakan saya ingin bermain di Inggris. Ada pergulatan antara Chelsea dan United, tapi menurut saya Chelsea punya proyek terbaik,” kata Hazard.

“Saya melakukan kontak lanjutan dengan kedua klub dan saya berbicara dengan kedua pelatih. Saya ingin bermain di Liga Champions setiap tahun.

“Ketika mereka memenangkan Liga Champions, saya berkata pada diri sendiri: 'Mengapa bukan Chelsea?' Tim ini masih muda dan saya memiliki peluang yang lebih baik untuk bermain di sana.”

Sumber: Bola.net